|| Laman Utama || Asas Syariat Islam || Tulisan Ustaz || Belajar Bahasa Al-Quran || Artikel Pilihan || Audio || Derma ||


الدَّرْسُ الثَّانِي عَشَرَ
 
Pelajaran Keduabelas

Pada pelajaran kedelapan dan kesembilan, kita telah mempelajari tentang tata cara penghitungan objek (benda/orang) yang berjumlah dari 1 sampai 10 (Sila rujuk kembali pelajaran ke-8 dan ke-9).

Pada pelajaran kali ini, kita mempelajari cara menghitung objek dari 11 sampai 20. Perhatikan contoh-contoh berikut ini:

 

11- أَحَدَ عَشَـرَ وَلَدًا  16             (11 anak) - سِتَّةَ  عَشَرَ وَلَدًا (16 anak)

12- اثْناَ  عَشَـرَ وَلَدًا                       17- سَبْعَةَ عَشَرَ وَلَدًا  

13- ثَلاَثَةَ عَشَـرَ وَلَدًا                      18- ثَمَانِيَةَ عَشَرَ وَلَدًا

14- أَرْبَعَةَ عَشَـرَ وَلَدًا                     19- تِسْعَةَ عَشَرَ وَلَدًا

15- خَمْسَةَ عَشَـرَ وَلَدًا                     20- عِشْـرُوْنَ وَلَدًا        

 

Perhatian:

  1. Jika penghitungan dari 3 sampai 10, objek yang dihitung harus berbentuk jama (plural), pada angka 11 dan seterusnya, benda/orang yang dihitung harus berbentuk mufrad (single) dan dibaca nasab (fathatain). Contoh:

أَحَدَ عَشَـرَ وَلَدًا  (  (benar

أَحَدَ عَشَـرَ أَوْلاَدٍ (salah)

Sekali lagi, objek yang harus dibaca nasab (fathatain), contoh:

أَحَدَ عَشَـرَ وَلَدًا  (  (benar

أَحَدَ عَشَـرَ وَلَدٍ (salah)

  1. Untuk angka 11 dan 12, apabila objek yang dihitung adalah muzakkar (male), maka angkanya juga harus muzakkar. Contoh:

أَحَدَ عَشَـرَ وَلَدًا   (benar)          إحْدَى عَشْرَةَ وَلَداً  (salah)

اثْناَ  عَشَـرَ وَلَدًا (benar             اثْنَتَا عَشْرَةَ وَلَدًا (salah)

  1. Dari angka 13 sampai 19, apabila objek yang dihitung adalah muzakkar (male), maka angkanya harus mu’annats. Contoh:

ثَلاَثَةَ عَشَـرَ وَلَدًا (benar)                        ثَلاَثَ عَشْـرَةَ وَلَدًا (salah)

أَرْبَعَةَ عَشَـرَ وَلَدًا (benar)       أَرْبَعَ عَشْـرَةَ وَلَدًا (salah)

 

  1. Adapun angka 20 (begitu juga 30, 40, 50 dan seterusnya) objek yang dihitung bisa muzakkar atau mu’annats. Contoh:

عِشْـرُوْنَ وَلَدًا   (benar)                عِشْـرُوْنَ رِسَالَةً [benar) [20 surat

  

Berikut contoh penghitungan angka dalam al-Qur’an:

 

قال تعالى: }إِذْ قَالَ يُوسُفُ لِأَبِيهِ يَا أَبَتِ إِنِّي رَأَيْتُ أَحَدَ عَشَرَ كَوْكَبًا وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ رَأَيْتُهُمْ لِي سَاجِدِينَ{ ويسف: 4

Allah SWT berfirman:

“Dan ingatlah ketika Yusuf berkata kepada ayhnya: “Wahai ayahku, sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas bintang, matahari dan bulan; kulihat semuanya bersujud kepadaku” (Yusuf: 4).