DAKWAH DALAM ISLAM (2)

Oleh Ustaz Syed Hasan Alatas

"Siapakah yang terlebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru ke jalan Allah dan beramal soleh seraya berkata: "Sesungguhnya saya salah seorang muslim." (Q.s.Fussilat:33)

Menyeru manusia ke jalan Allah adalah pekerjaan yang telah dilaksanakan oleh para Rasul Allah. Pekerjaan menyeru manusia kejalan Allah bukanlah pekerjaan yang mudah, adakalanya terpaksa mengorbankan segala-galanya. Meskipun Nabi s.a.w. menyeru manusia dengan penuh kasih sayang, dengan penuh kesabaran dan berlemah lembut, akan tetapi mereka telah membalasnya dengan caci maki, lemparan batu dan berbagai penganiayaan lainnya. 

Meskipun demikian nabi s.a.w. tetap menjalankan Dakwah ini dengan penuh kesabaran. Pernah penududuk Taif ketika itu menyuruh anak-anak melempari Nabi s.a.w. dengan batu dan benda-benda keras. Dalam keadaan tubuhnya yang berlumuran darah Nabi s.a.w.hanya berdoa:

"Ya Allah tunjukilah kaumku, karena sesungguhnya mereka tidak mengetahuinya."

Seruan ke jalan yang benar dan mencegah manusia daripada pekerjaan yang mungkar adalah pekerjaan yang mulia. Manusia suka lupa oleh itu perlulah diingatkan. Berbagai kerusakan di daratan dan di lautan disebabkan perbuatan manusia. Perhatikan sahaja apa yang telah dilakukan manusia kepada alam sekitarnya, berbagai pencemaran telah dilakukan. Baik pencemaran Rohani maupun pencemaran jasmani.

Penyembahan manusia kepada Allah  telah berubah kepada penyembahan kepada manusia. Ada pula yang menyembah kepada harta dan  ada yang lain  pula menyembah kepada kuasa dan berbagai penyembahan lainnya. Akibatnya terjadilah berbagai kerusakan termsuk Iman, akhlak, dan berbagai kerusakan lainnya.

Sebelumnya berdakwah perlulah kita memiliki Ilmu pengetahuan terutama yang berkenaan dengan yang akan kita dakwahkan. Seorang pendakwah juga perlu memiliki niat yang baik, bahwa apa yang didakwahkan itu semata-mata karena Allah. Pendakwah perlulah memiliki budipekerti yang baik, lemah lembut, peramah, pengasih,  penyayang ia itu  mengikut jejak langkah Nabi s.a.w.

Contoh teladan yang baik juga merupakan cara berdakwah yang berkesan. Jika kita berdakwah dengan memberikan contoh teladan yang buruk seperti tingkah laku yang kasar, suka maki hamun, mengumpat, tentu dakwah yang akan kita berikan akan kurang kesannya.

Insya Allah kita bertemu kembali.