MASJID ENAM KALI SHOLAT HARI RAYA

Oleh Syed Hasan Alatas

Alhamdulillah perkembangan Islam begitu menggembirakan sehingga tempat-tempat ibadah Islam, begitu ramai pengunjungnya antaranya Central Mosque London. 

Pada hari biasa telah diisi dengan aktiviti agama, dengan penceramahnya menyampaikan dalam bahasa Arab ataupun Inggeris. Ketika Hari Jum'at berbondong ummat datang dari segenap penjuru kota London, menunaikan ibadah sholat. Mereka yang hadir terdiri dari berbagai bangsa dan mazhab, tetapi bersama-sama menyembah Allah yang Maha Esa.

Umumnya mereka berpakaian cara barat, hanya sedikit yang memakai ketayap, imamnya memakai jubah dan berkhotbah dalam bahasa Arab untuk khotbah pertama dan dalam bahasa Inggeris Khotbah yang kedua, dan dakhiri dalam bahasa Arab.

Teman yang menghantarkan aku ke Masjid Regent Park, Encik Abu Syarif beliau berasal dari Melaka dan pemandunya, berasal dari Sarawak beragama Keristen .

Menurut Abu Syarif, ketika Hari Raya Puasa ataupun Hari Raya
Qurban, ramai orang datang menunaikan sholat di Masjid ini datang dari tempat-tempat yang berjauhan sehingga terpaksa disusun jadwal sholat hingga 6 kali. Inilah baru kali pertama kudengar satu masjid menunaikan sholat Hari Raya hingga enam kali.

Dengan cara demikian semua ummat islam di London dan sekitarnya dapat menunaikan sholat Hari Raya di Masjid tersebut, sungguh istimewa.
 

Kehilangan teman ditengah jalan.

Suatu peristiwa lucu telah kualami, ketika temanku yang beragama Keristien membantu menemani aku untuk membeli tiket ke USA. Ketika kami mau menaiki keareta api di bawah tanah karena terlalu ramai orang menaikinya sehingga aku terpisah dengan temanku itu. Aku telah tersalah naik 
kutoleh kesana kemari mencari-cari kemana perginya temanku itu.

Rupanya temanku itu tidak naik kereta api yang kunaiki itu. Alhadulillah dengan pertolongan Allah s.w.t.dan rajin bertanya kutemukan kembali arah tempat kutuju. Temanku ketika sadar aku tidak bersamanya diapun merasa susah hati. Katanya ia telah berkali-kali menilpun tempat kami mula berangkat ia kuatir aku tak dapat kembali ketempat. Syukur telepun yang terakhir aku sendiri dapat menjawabnya dan mengatakan aku selamat sampai ketempat semula dengan selamat, diapun merasa lega kembali. 

Banyak tempat yang menarik untuk dikunjungi antaranya musium. Berbagai benda sejarah dari zaman dahulu dapat kita jumpai. Taman-taman yang indah dan teratur rapi, burung dan berbagai hewan yang berenang sambil mengejar pengunjung yang menghulur makanan.

Aku tertarik hati kepada pemandu kereta yang begitu memberikan layanan mesra kepada penumpangnya.Mereka merasa bertanggung jawab mengantar penumpangnya ketempat yang dituju. Malah dengan senang hati sedia mengangkat koper kita.

Kuperhatikan di London pemandu kereta tidak berani meletakkan kereta sesuka hati terutama ditempat-tempat yang dilarang meletakkan kereta. Di London akan kita temui ramai orang-orang yang berasal dari Asia dan Afrika. Kedai-kedai makanan banyak juga telah dimiliki oleh orang-orang Asia terutama dari Negara Negara Arab, Pakistan, India dan sebagainya.

Walaupun telah memasuki musim bunga udara masih terasa dingin, dan manusia yang lalu lalang masih ramai yang berpakaian yang tebal.....tapi ada juga kutemui satu dua hipis yang hanya memakai singlet,agaknya dia tahan sejuk rupanya.

Oleh karena Insya-Allah aku akan melanjutkan perjalanku ke USA, maka disini kusudahi dahulu kisah perjalananku di UK, dan Insya-Alla akan kusambung kembali jika Allah mengizinkan aku kembali lagi untuk memenuhi beberapa jemputan ceramah yang akan diaturkan kemudian.

Akhirnya aku ingin menyampaikan ucapan terimakasihku kepada semua pegawai dan kaki tangan Suruhan Jaya Tinggi Malaysia, di London terutama sekali kepada yang kukasihi saudaraku Husni Zai Yaacob, Counsellor High Commission of Malaysia, London yang telah banyak membantu aku dalam usahaku berdakwah di London dan sekitarnya.

Bertemu lagi.