|
Oleh Prof Dr. Hamka
Prof. Dr. HAMKA mantan Ketua Majlis Ulama se-Indonesia.
Juga beliau seorang Tokoh organisasi Muhammadiyah, seorang Ulama yang terkenal
di banyak Negara-Negara Islam. Seorang Da'i ataupun Moballigh Islam. Seorang
penulis yang telah banyak menulis buku-buku Islam dan umum, tidak kurang
dari 113 buku, dan juga banyak memberi ceramah-ceramah agama di TV/Radio
di Indonesia, Malaysia dan Negara Islam lainnya. Juga beliau telah menulis
Prof. Dr. Hamka telah menulis dalam kata Sambutan
buku karangan H.M.H.Al
"Jika saya akan dituduh orang Syiah karena saya
mencintai keluarga
Dengan kata-kata yang begitu tegas Al Imam Asy
Syafi'i menyatakan
Jelas beliau tiada beranak laki-laki, karena anak
laki-laki meninggal semua diwaktu kecilnya. Tetapi sebagai manusia beliau
ingin mempunyai keturunan yang laki-laki. Sebab itu sebagai manusia beliau
ingin akan keturunan
Namun Ilmu Ilahi lebih tinggi daripada Ilmu manusia
! Ibrahim yang
Terkenal ucapan beliau s.a.w. ketika anak tercinta
itu meninggal:" Hati sedih, air mata berlinang, namun dari mulut tidaklah
akan
keluar kata-kata yang tidak diriedhai oleh Tuhan kita." Beliau bertambah
tua. Harapan buat beranak laki-laki sudah tipis. Tetapi beliau ada mempunyai
anak-anak perempuan:
Zainab kawin dengan Ibnul 'Aash, Ruqaiyyah dan
Umu Kultsum kawin
Adapun Fatimah beliau kawinkan dengan Ali bin
Abi Thalib. Perkawinan Fathimah dengan 'Ali bin Abi Thalib adalah pearkawinan
paling ideaal menurut masyarakat 'Arab. Sebab Nabi Muhammad s.a.w. adalah
Sebab itu meskipun Nabi s.a.w. tidak dikurniakan
anak laki-laki
Nabi s.aw. sangat mencintai kedua cucu ini. Abu
Ahmad Al-Askari
"Keduanya (Hasan dan Husain) adalah kembang mekarku dalam dunia ini." Di dalam sebuah Hadits lagi yang dirawikan oleh Att Tirmizi dari Usman bin Zaid, pernah Nabi s.a.w.bersabda yang maksudnya: "Keduanya ini adalah anakku dan anak dari anak perempuanku. Ya Allah! Aku mencintai keduanya dan akupun cinta kepada siapa yang mencintai keduanya." Menurut riwayat Al Bukhari yang diterimanya dari
Abi Bukrah, dia
"Aku pernah melihat Nabi s.a.w.sedang berdiri di atas mimbar sedang Hasan duduk melihat sebentar kepada orang banyak, lalu melihat pula kepada Nabi s.a.w. sebentar. Maka bersabdalah Nabi s.a.w. yang maksudnya: "Sesungguhnya anakku ini adalah Sayid (Tuan).
Dan moga-moga Allah
Dengan kedua sabda ini, Nabi s.a.w. saking kasihnya
telah memproklamirkan (mempamirkan) kepada seluruh ummatnya, bahwa
anak 'Ali bin Abi Thalib
Demikianlah antara lain kata-kata aluan dari Prof.Dr.HAMKA.berkenaan
Ahlulbaiyt.
|