|
Oleh Ustaz Syed Hasan Alatas
Jika terjadi apa-apa perselisihan antara sesama Mukminin, maka Allah mengarahkan kita supaya mendamaikan mereka, dengan adil. Hal ini jelas telah disebutkan dalam Al-Quranulkarim yang bermaksud: * -Dan jika dua puak dari orang-orang yang beriman berperang, maka damaikanlah diantara keduanya. Jika salah satu diantaranya berlaku zalim (aniaya) terhadap yang lain, maka hendaklah kamu perangi (golongan) yang zalim itu, sehingga ia kembali mematuhi perintah Allah. Jika ia kembali patuh, maka damaikanlah antara keduanya dengan adil. Berlakulah adil, sesungguhnya Allah mengasihi orang-orang yang adil. * -Sebenarnya orang-orang yang beriman itu adalah bersaudara, maka damaikanlah diantara kedua saudaramu (yang bertelingkah) itu, dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu beroleh rahmat. * -Wahai orang-orang yang beriman !Janganlah kaum
lelaki menghinakan kaum lelaki yang lain. Karena boleh jadi yang dihina
itu lebih baik daripada yang menghina. Dan janganlah kaum wanita menghinakan
kaum wanita yang lain. Boleh jadi yang dihina itu lebih baik daripada yang
* -Wahai orang-orang yang beriman ! Jauhilah kebanyakan sangka-sangka (buruk sangka terhadap sesama orang yang beriman) karena sebahagian dari sangkaan itu adalah dosa. Dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan dan keaipan orang, dan janganlah setengah kamu mengumpat setengah yang lain. Sukakah seseorang kamu memakan daging saudaranya yang telah mati (memakan bangkainya)? Maka tentulah kamu benci memakannya. Dan bertaqwalah kamu kepada Allah. Sesungguhnya Allah penerima taubat, lagi penyayang. (al-Quranulkarim surah al-Hujuraat ayat 9-12) |